Future Is Today

Nyumput Buni Dinu Ca'ang, Nya'angan Dinu Poek..

Penyakit Riya’ dan Takabbur

Somewhere in my hideout..
Lulus xMU dulu, saya pernah ditawari untuk masuk ke eSTePeDeeN sama si Bokap. Tetapi saat itu penawarannya saya reject, dengan alasan bahwa sekolah-an tersebut sangat kontradiktif dengan likely saya. Saat itu saya menilai diri saya adalah typical yang engga mau di atur-atur, justru saya yang ingin membuat aturan-aturannya.

And saya fikir, masuk EstEpEdEEn bakal bisa ngejebak saya kearah perbuatan riya dan sombong. Karena merasa diri sepesial. Sementara ‘makhluk’ laen engga. Well inilah jebakan terbesar dalam hidup. Coz godaan paling manis adalah merasa LEBIH dari sesamanya.

Sebenernya kalo kita inget waktu kita masih anak-anak, meski rasa Ego itu muncul meluap-luap. Tetapi kita sering diingetin sama pa Ustadz bahwa Takabbur itu sifat syaithan. Sehingga jika ada sedikit saja rasa takabbur dalam hati, itu merupakan benih-benih sifat syaithan lainnya!

Sesungguhnya manusia yang terbaik diantara yang lainnya adalah yang paling Taqwa di sisi Allah swt. Dan penilaian Taqwa sendiri adalah Murni Haknya Allah swt. Sehingga kalo ada juga orang yang merasa diri paling bertaqwa, orang tersebut mesti beristighfar. Karena orang tersebut sudah mendahului penilaian Allah swt. Dan ini juga sama-sama merupakan jebakan Syaithan.

“Ittaqullaah Haqqatuqaatihi..” (Bertaqwalah dengan sebaik-baik Taqwa)

Bukan saya ingin menjelek-jelekan institusi pendidikan di Jatinangor tersebut. Karena itu bukanlah kewenangan saya. Saya hanya melemparkan opini pribadi saya buat para rekans.

Dan mesti diingat pula, bahwa jebakan-jebakan Riya’ serta Takabbur itu engga cuma di institusi tersebut. Di tempat-tempat lainnya pun sama. Bahkan di tempat yang engga ada institusinya pun sama! Dalam artian jebakan-jebakan tersebut engga cuma di Institusi namun dalam diri seorang manusiapun, jebakan tersebut selalu ada!

Makanya Rasulullah saw. selalu menganjurkan kita untuk selalu mengingat Allah swt dengan berdzikir. Dan dzikir yang baik untuk menghindarkan penyakit Riya’ dan Takabbur adalah Takbir serta Istighfar..

Huwallaahul ‘aliyyul ‘adzhiim..


Unique visitors to post: 0

Categories: Journal

Switch to our mobile site