Future Is Today

Nyumput Buni Dinu Ca'ang, Nya'angan Dinu Poek..

Penipuan Berkedok Investasi

Antapani, @myRoom, 30 April 2007, Before Lunch

Hari Sabtu (28/4) kemarin sigue membaca sebuah berita di harian lokal di daerah sigue (PR). Disitu tertulis bahwa baru tertangkap lagi dua orang pelaku penipuan dari Dressel investment limited yang (katanya) kantornya berpusat di Amrik sana, sementara di indonesia sendiri kantornya bernama PT. Wahana Bersama Globalindo. Kalo di Bandung kantornya di gedung Wisma Lippo (yang di bunderan Sudirman).

Seperti yang sudah-sudah kasus ini perlahan-lahan menguak tabir siapa-siapa nasabah yang telah menjadi korban penipuan berkedok investasi. Yang menarik disitu disebutkan beberapa nama seperti Ketua DPR Agung Laksono, O.C Kaligis (advokat), Iwan Fals, dan beberapa selebritis lainnya baik dari kancah politik, pengusaha serta artis.

Yang sigue sesalkan kenapa orang-orang sekelas mereka yang sigue anggap cukup berpendidikan dan berkelas, harus menjadi korban dari penipuan-penipuan tersebut. Apakah tidak cukup bercermin dari kasus-kasusnya PT. Ibist (si wandi), PT. SPI (yang di Paskal Hypersquare) dan yang udah lama banget PT.—- (lupa deui euy! – pokoknya yang bergerak di Agribisnis)? Atau mungkin kita juga sebagai middle to lower class, mengenal yang namanya Arisan berantai, sistem Piramida, bahkan Money Game? Yang kerjanya cuma setor duit, dapet duit sekian persen dalam beberapa bulan sambil ongkang-ongkang kaki.

Bahkan di keluarga sigue sendiri pun, kejadian itu sudah pernah terjadi! Bukannya ngomongin kejelekan keluarga sendiri nih. Kejadiannya udah lama banget (kalo ga salah sekitar 2000-2001an lah), katanya investasi di perusahaan distributor Oli di Bandung. Tapi ya gitu, setiap bulan dapet persentase bunga dari yang kita setorkan. Jiga nu heueuh setiap bulan dapet 500rb. Tapi pas udah setaon, kita mu narik lagi tu duit, .. engga bisa! Katanya inilah..itulah..dsb. Akhirnya yang rugi temen ortu (yg ajak ke bisnis itu). Terus pernah juga ada penipuan berkedok bisnis proyekan, katanya bakal dapet share-profit sekian persen. Tentunya ujung-ujungnya kudu ngasih duit buat modal, yang besarnya cukup gede. Walhasil udah dapet duit orangnya kabur, dan alhamdulillah kita akhirnya “Bayar Angin” doang!

Nah yang menjadi bahan renungan kita semua adalah semoga kita bisa bercermin dari kejadian-kejadian tersebut. Sehingga menurut sigue adalah SANGAT perlu kita mempelajari ilmu bisnis, agar kita dapat menghindari penipuan berkedok investasi tersebut. Karena setiap jam setiap menit dan setiap detik, akan ada perkembangan terbaru dari ilmu bisnis di dunia ini. Baik itu bisnis yang dijalankan secara murni, baik itu bisnis tepu-tepu.

Semakin kita tidak mengenal ilmu bisnis, semakin mudah kita di tepu orang!
Ibaratnya, kita bisa dibodohi orang pinter, nah kalo kitanya yang pinter, kitanya yang bodohin orang..
(eh, salah yah, jangan menggunakan kekuasaan demi keuntungan pribadi) :D


Unique visitors to post: 4

Categories: Bisnis
hasan
hi alam,
gue hasan.  mau nanya nih pernah dengar flexter kagak pusat nya di bandung lho.

itu penipuan kagak. balasnya ke email gue.

thanks Bro
8 January 09 at 12:22
@hasan:
Trims dah mampir ke website saya. Pertanyaan anda sudah saya jawab via eMail saya ke alamat eMail anda.

Terimakasih.
10 January 09 at 02:19
angie
Loe 100% betul. Gue baru jadi korban penipuan berkedok investasi vitamin. Karena percaya banget ama temen gue. AKhirnya melayang 130juta.
Ada saran gak, apa yang harus gue lakukan? Pengen lapor ke polisi walau gue tau gak menjamin duit gue balik, tapi at least ada nama si penipu di arsip polisi.
Rasanya geram aja, si tukang tipu petantang petenteng dengan mobil mewah.
16 January 09 at 14:59
uwie
tolong share dong…


gw ditawrin investasi agribisnis yang begerak dalm bidang peternakan domba..
investasi ditawarin dalam waktu 4 tahun dengan total prosentase pengembalian modal + profit bisa mencapai 100%..misal gw investasi 10 jta, ditahun 1 gw dapet pengembalian 10%, tahun ke 2 40%, tahun ke tiga 50% dan tahun ke 4 130% jadi total prosentasenya 230% (itu sudah termasuk profit + pengembalian modal)..


nah saya sudah cek lokasi peternakannya,,sebagai informasi pemilik peternakan adalah pengusaha yang sudah memiliki bisnis dimana2,,seperti blind cafe di bandung dll..


nah yang saya tanyakan menurut rekan2, apakah masuk akal dengan mekanisme investasi seperti diatas, trus tips apa yang bisa diberikan kepada saya agar saya terhindar dari penipuan berkedok invetasi?apakah hanya perjanjian hitam diatas putih diatas materai sudah cukup kuat secara hukum dan menjamin bahwa sang peternak tidak kabur?


mohon sharenya..
terimakasih..
uwie (mohon dibalas ke e-mail saya)
30 May 09 at 18:04

Switch to our mobile site